Tari Adat Sulawesi Selatan ada #7 yang sangat Eksotis

Tari Adat Sulawesi Selatan – Selamat pagi, salam sejahtera sahabat HATMA. NET, selamat beraktivitas pada hari yang mulia ini, yaitu hari Jum’at, dimana hari jum’at ini biasa disebut hari rayanya orang Islam. Tetap semangat dan jangan pantang menyerah untuk menggapai cita – cita dan jangan lupa untuk selalu bersyukur setiap harinya para sahabat.

Masih travelling di daerah Pulau Sulawesi, tepatnya di Provinsi Sulawesi Selatan. Sulawesi Selatan juga mempunyai sesuatu yang eksotis untuk memanjakan mata kita, bukan hanya kekayaan alam dan keindahan pemandangannya, tetapi juga termasuk pada kebudayaannya, salah satunya adalah tari adatnya.

Berdasarkan Wikipedia Sulawesi Selatan (disingkat Sulsel) adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di bagian selatan Sulawesi. Ibu kotanya adalah Makassar. Provinsi Sulawesi Selatan terletak di 0°12′ – 8° Lintang Selatan dan 116°48′ – 122°36′ Bujur Timur. Luas wilayahnya 45.764,53 km². Provinsi ini berbatasan dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat di utara, Teluk Bone dan Sulawesi Tenggara di timur, Selat Makassar di barat dan Laut Flores di selatan.

Tari Adat Sulawesi Selatan ada #7 yang sangat Eksotis

Tari Adat Sulawesi Selatan

tradisikitamyid

Untuk lebih jelasnya bagaimana keunikan dan keeksotisan tarian adat dari daerah Sulawesi Selatan ini langsung saja kita bahas. Ada tujuh macam tarian yang unik untuk kita bahas disini.

1. Tari Manimbong

Tari Adat Sulawesi Selatan

youtubecom

Tarian adat Sulawesi Selatan yang pertama adalah tari manimbong. Tari manimbong hanya dipertunjukkan ketika upacara adat Rambu Tuka. Para penari biasanya adalah pria. Tari ini merupakan bentuk ungkapan rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam pertunjukannya, tari manimbong menggunakan kostum pakaian adat khusus bernama Baju Pokko serta Seppa Tallu Buku serta selempang kain antik.

Para penari nantinya juga akan membawa parang kuno atau la’bo penai serta tameng bundar kecil bermotif ukiran khas Toraja.

2. Tari Pa’gellu

Tari Adat Sulawesi Selatan

youtubecom

Tari Pa’gellu adalah tarian dari Sulawesi Selatan khususnya di daerah Tana Toraja. Tari pa’gellu biasanya ditampilkan sebagai rangkaian upacara adat Pa’gellu atau ma’gellu yang berarti menari dengan gembira, sambil menggoyangkan tangan dan badan dengan gemulai, meliuk liuk lenggak lenggok. Tarian ini bertujuan untuk menghibur penonton sekaligus menjadi ungkapan rasa gembira dan sukacita.

Gerakan dari tarian Sulawesi Selatan ini menceritakan tentang semangat, keseimbangan sopan santun dan kebersamaan. Untuk upacara rambu tuka atau syukuran akan ditampilkan tari pa’gellu dengan meriah. Sedangkan untuk upacara kematian rambu solo maka menjadi tabu untuk ditampilkan.

3. Tari Pakarena

Tari Adat Sulawesi Selatan

yourouid

Tari pakarena merupakan tarian yang berasal dari daerah Sulawesi Selatan.tarian ini biasanya diiringi dengan dua kepala gandrang atau drum serta sepasang instrumen alat musik seperti puik puik atau suling. Tari ini pertama kali ada pada abad ke-17 tahun 1903 pada saat Panali Patta Raja dilantik menjadi Raja Gantarang Lalang Bata.

Meski memang tidak ada data pasti kemunculan tarian ini, namun masyarakat setempat beranggapan jika tari ini memiliki hubungan dengan Tumanurung. Dalam kepercayaan masyarakat, Tumanurung merupakan bidadari yang turun dari langit. Tumanurung ini memiliki tugas untuk memberikan petunjuk bagi manusia di bumi.

4. Tari Pattennung

Tari Adat Sulawesi Selatan

youtubecom

Tari pattennung merupakan tarian yang berasal dari Sulawesi Selatan yang menceritakan tentang wanita Sulawesi Selatan ketika sedang menenun. Tari pattennung juga menggambarkan kesabaran serta ketekunan para wanita Toraja dalam menenun benang hingga akhirnya membentuk kain.

Tarian adat Sulawesi Selatan yang satu ini memakai pakaian khas yakni baju bodo panjang, lipaq sabbe atau sarung, curak lakba, rante ma’bule, pontoyang dan juga hiasan bangkara serta properti berupa sarung lempar. Ketika tarian ini dilakukan, maka akan diiringi juga dengan alat musik tradisional seperti gendang dan juga suling.

5. Tari Ma’randing

Tari Adat Sulawesi Selatan

youtubecom

Tari adat khas Sulawesi Selatan bernama ma’randing biasanya akan dipentaskan ketika ada pemakaman besar, seperti orang dengan kasta yang tinggi. Untuk kostum penari biasanya memakai pakaian perang tradisional sambil membawa senjata sehingga tari ini merupakan tari perang atau tari patriotik.

Kata ma’randing diambil dari kata randing yang berarti mulia ketika melewatkan. Dalam tarian ini akan diperlihatkan kemampuan seseorang menggunakan senjata militer sekaligus memperlihatkan keteguhan hati serta kekuatan seseorang yang sudah meninggal tersebut. Tarian Sulawesi Selatan ini dilakukan beberapa orang yang membawa perisai besar, pedang dan beberapa ornamen lain.

Setiap benda tersebut merupakan simbol dengan makna tertentu seperti perisai dari kulit kerbau atau bulalang sebagai simbol kekayaan karena hanya orang kaya yang memiliki kerbau sendiri. Sementara pedang atau la’bo bulange, la’bo pinai, dokter atau la’bo todolo menjadi simbol kesiapan dalam berperang serta keberanian.

6. Tari Ma’badong

dictioid

Tari ma’badong juga merupakan tarian yang berasal dari Sulawesi Selatan yang biasanya dilakukan pada Rambu Solo atau upacara kematian. Orang yang melakukan tarian ini biasanya disebut pa’bodong. Tarian ini dilakukan berkelompok dimana pa’bodong atau peserta akan membentuk lingkaran lalu saling berpegangan dengan mengaitkan jari kelingking mereka.

Para pa’badong dalam tarian Sulawesi Selatan ini umumnya merupakan pria dan wanita setengah baya dengan pemimpin badong yakni Indo Badong untuk wanita atau Ambe Badong untuk pria. Pemimpin badong kemudian akan melantunkan Kadong Badong atau syair seperti riwayat hidup dari orang yang baru saja meninggal dari mulai dilahirkan hingga meninggal. Sementara untuk nyanyian akan dilakukan saling berbalas dan gerakan memiliki ritme sesuai dengan syair badong yang sedang dilantunkan.

7. Tari Gandrang Bulo

youtubecom

Tari adat Sulawesi Selatan ini bernama tari gandrang bulo yang berasal dari dua kata yakni gandrang dan bulo. Gandrang memiliki arti pukulan atau tabuhan dan bulo memiliki arti bambu. Tarian ini biasa ditampilkan beberapa orang dengan suasana ramai dan ceria diiringi tabuan gendang dan tabuan bambu.

Ketika ditampilkan, biasanya tarian ini akan diberikan dialog kritis namun sangat menghibur seperti masalah sosial, politik dan juga budaya. Tarian Sulawesi Selatan ini biasanya digunakan seniman untuk mengeluarkan keluh kesah mengenai sesuatu yang juga sering digunakan masyarakat untuk merespon kondisi sosial di sekitar.

Nah itulah tadi ada tujuh macam tari adat Sulawesi Selatan yang sangat eksotis dan membuat terpukau dengan berbagai macam gerakannya. Maka dari itu kita wajib mempelajari tarian – tarian yang ada di daerah kita agar tidak hilang ditelan zaman.

 

Artikel Terkait:

Leave a Reply